Pulang kampung merupakan rutinitas tahunan yang harus dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Salah satu pilihannya adalah pulang kampung dengan mobil pribadi yang masih menjadi pilihan kebanyakan orang. Apalagi kini akses dari ibu kota Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur semakin mudah berkat tol Trans Jawa.

Namun, masalah dan risiko yang terlibat dalam perjalanan pulang dengan mobil Anda sendiri juga sangat tinggi. Penat dari perjalanan jauh, apalagi perjalanan pulang di bulan ramadhan, perjalanan jauh saat puasa memang tidak mudah. Nah, untuk memudahkan Anda yang ingin mudik, Carro Indonesia memberikan 10 tips agar perjalanan Anda aman dan nyaman. Berikut penjelasannya.

1. Istirahat Yang Cukup Saat Tiba Di Rumah

Perjalanan jarak jauh tentunya membutuhkan kebugaran jasmani yang prima. Usahakan untuk tidur minimal 6 jam sebelum perjalanan agar tubuh tetap bugar. Jangan memaksakan diri untuk bersepeda jika merasa tubuh belum fit. Ini sangat berbahaya dan berhubungan dengan episode microsleep.

Beristirahatlah secara teratur untuk menghindari kelelahan fisik dan microsleep, yang bisa mematikan.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk istirahat setiap 2 jam sekali dan usahakan tidur sekitar 30 menit selama 2 jam kedua. Jika Anda mengemudi lebih dari 6 jam, cobalah bertukar driver untuk menghindari kelelahan.

2. Berkendara dengan aman

Ingatlah selalu bahwa Anda bepergian bersama anggota keluarga tercinta, jadi selalu berkendaralah dengan aman. Kendalikan emosi Anda dan jangan melakukan tindakan yang berbahaya dan merugikan Anda dan pengguna jalan lainnya.

Jangan melakukan manuver berbahaya. Selain itu, hindari terjebak dalam antrian, menyalip di bahu yang keras, mengemudi perlahan di jalur kanan, mengemudi secara agresif, tidak mematuhi rambu lalu lintas dan perintah polisi. Jangan menyerah pada emosi saat pengguna jalan berperilaku tidak pantas.

Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Yang Cocok Untuk Mahasiswa / Mahasiswi

3. Rencanakan perjalanan pulang Anda

Mengandalkan layanan peta digital, Anda dapat menghitung rute dan waktu perjalanan yang paling nyaman. Salah satunya adalah jalur alternatif untuk menghindari jalur utama saat terjadi kemacetan panjang. Bepergian bolak-balik di malam hari adalah salah satu pilihan yang dipilih kebanyakan orang.

4. Simpan kontak darurat

Sangat penting untuk tetap berhubungan dengan layanan darurat, terutama bengkel resmi atau layanan evakuasi. Jangan ragu untuk menggunakan layanan darurat jika tersedia untuk kendaraan Anda. Informasikan juga kepada keluarga dan tetangga tentang rencana perjalanan Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

5. Periksa asuransi

Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa ulang polis asuransi mobil Anda. Saat keluar rumah, pastikan tanggal kedaluwarsa belum lewat. Periksa juga bentuk penutup mana yang diganti. Jika ragu, hubungi pusat panggilan perusahaan asuransi.

6. Ciptakan suasana nyaman saat kembali ke rumah

Jadikan perjalanan Anda nyaman dan menyenangkan untuk Anda dan semua penumpang

Perjalanan Idul Fitri harus menyenangkan bagi semua anggota keluarga. Pastikan Anda mengatur barang-barang agar tidak menghalangi pergerakan orang. Sesuaikan juga kapasitas penumpang agar tidak melebihi norma. Bawalah makanan dan minuman yang cukup, terutama jika Anda memiliki anak atau orang tua. Siapkan tempat hiburan untuk segala usia.

7. Hitung sisa bahan bakar dan tol elektronik

Bahan bakar yang selalu terisi penuh dan saldo jemputan elektronik yang cukup menjadi salah satu syarat kenyamanan berkendara di jalan tol, khususnya jalan tol Trans-Jawa. Sebaiknya isi penuh sebelum memasuki jalan tol dan jangan mengandalkan SPBU kecuali diperlukan. Siapkan 2 kartu pembayaran elektronik, isi dana secukupnya dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau.

Source

Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Yang Cocok Untuk Mahasiswa / Mahasiswi